Sunday, February 26, 2012

Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG) 2012

Desa Cikeruh, pada tanggal 24 dan 25 Pebruari 2012 tidak seperti biasanya kampus Unpad Jatinangor Desa Cikeruh Kecamatan Jatinangor penuh dengan gerombolan orang bukan dari kalangan mahasiswa tetapi dari berbagai kalangan pecinta seni ketangkasan domba garut. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Paguyuban 30 Mahasiswa Fape (Fakultas Peternakan) Unpad Jatinangor, kegiatan yang rutin diselenggarakan tiap tahun ini cukup menyedot perhatian masyarakat khususnya masyarakat Jatinangor.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih sekitar 612 domba yang dilaksanakan selama 2(dua) hari, dimana pada hari pertama dilaksanakan sebanyak 146 tandingan dan pada hari kedua dilakukan sebanyak 160 tandingan. Kegiatan yang dikomandani oleh mahasiswa Unpad khususnya mahasiswa Fapet Unpad dan paguyuban peternak domba HPDKI (Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia) menyedot peserta dari berbagai kabupaten di Jawa Barat berdasarkan sumber dari panitia bahwa kabupaten yang mengikuti kegiatan ini diantaranya dari kabupaten Bogor,Sukabumi,Cianjur,Depok untuk wilayah barat, kab. Subang, Purwakarta,Indramayu untuk wilayah timur,dan juga ada dari kab. Ciamis,Pangandaran,Banjar Tasikmalaya tak lupa dari kab.Garut,tak lupa kab.Sumedang selaku tuan rumah,selanjutnya dari kab. Bandung, bandung Barat, Cimahi dan Kota Bandung.
Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Unpad yang berdekatan dengan kampus Fakultas MIPA ini telah menyita perhatian masyarakat, yang biasanya pada hari minggu ini animo masyarakat pergi ke pasar Loji ITB Jatinangor, pada hari ini mereka lebih memilih pergi ke tempat kegiatan Seni Ketangkasan Domba Garut, dalam kegiatan ini tidak hanya menampilkan kelebihan dari setiap domba yang di tandingkan tetapi sebagai ajang silaturahmi bagi kalangan peternak domba terutama mereka yang tergabung dalam HPDKI dan dalam event yang dilaksanakan setiap tahun ini juga ada kegiatan transaksi jual beli dimana dalam kegiatan ini bahwa domba yang telah bertanding dan mendapat nilai terbaik menurut penilaian para juri harganya bisa mencapai angka ratusan juta rupiah.
Disisi nilai budaya dan pariwisata bahwa kegiatan ini perlu terus dilestarikan, selain memang budaya dari masyarakat sunda juga merupakan kegiatan yang mempunyai nilai jual dalam bidang kepariwisataan. Penulis sendiri hadir dalam kegiatan ini sebagai perwakilan undangan Kepala Desa Cikeruh, karena kegiatan ini berada diwilayah Desa Cikeruh dan yang mana Kepala Desa Cikeruh tidak bisa hadir karena ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan oleh beliau. Dan kami juga berharap bahwa kegiatan ini agar selalu dijaga dan dilestarikan walaupun Kecamatan Jatinangor sedang menuju kawasan perkotaan jatinangor jangan sampai anak cucu kita tidak mengetahui seni dan budayanya. Menurut salah seorang panitia yang merupakan mahasiswa Unpad menyebutkan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh unsur muspika, Pembantu Dekan III fakultas Peternakan, Rektor UPI (Universitas Pendidikan Indonesia), dan Dalang kondang Jawa Barat dari Giri Harja III yang merupakan pecinta domba yaitu Asep Sunandar Sunarya juga ikut hadir, dan menurut panitia anehnya yaitu Rektor UPI hadir kenapa Rektor UNPAD sendiri yang mempunyai kampus tidak hadir.pungkasnya.
Desa Cikeruh, 25 Pebruari 2012
Post a Comment
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...